Skip to main content

Intro

From a text, create a new future

Comments

Popular posts from this blog

Ragu

Semua redup nan ambigu Tuhan terangkan segala ragu

Semu

Sumpah serapah seperti apa yang kalian ucapkan Mengutuk, bisa jadi itu adalah impian Tangis air mata menetes meski tiada sendu merupakan ketulusan Dilema, bukankah ini keraguan Semua berhenti dengan entah Mencoba mencari tiada temu, menari saja ku diatas pengandaian

Hidup

Berhembus melepas menghirup Sudah berapa kali ku coba menjadi pria Tetap saja ku telanjang dada Menjadi saja ku anak muda Tersenyum ria Mengebiri apa yang mereka anggap dewasa Muda Muda Muda Hidup Gembira! Seperti Pak Tua di kota budaya Seperti Ibu Tua Mereka menolak Tua, mereka terus bekerja Muda Muda Muda Hidup Terpaksa!